Senin, 27 Agustus 2012

CERITA CINTA

.
(Teruntuk neneda tercinta,ditempat peristirahatan yang indah….aku merindukanmu di setiap tangis dan tawaku…..)
Rembulan telah hadir mala ini
Menambah pilunya sinar mataku
Merambah sendu nadi-nadi rinduku
Hanyut dalam heningnya malam syahdu
Tak lagi kulihat senyuman dibibirmu
Sinar matamu telah sayu
Lambayan tanganmu tak seikhlas hatimu
Kenapa pilu???
Pilu menghadang
Kutatap indah tanah bisu itu
Kutaburi taburan suci dihatiku
Air mata dan perih didadaku
Hadir menemani kegudahanku

Ssssstt....!!

Mentari masih tertidur
Jangan kau sentuh mawar itu
Kau ta melihat
Duri indahnya begitu ganas
Sssss…..tt..!!
Jangan kau dekati rimbun semak itu
Aliran sungai deras dibawahnya
Nanti kau hanyut didalamnya
Ssss.t..t!!
Jangan kau ambil permata itu
Dia bukan milikmu
Nanti kau tidak bisa
Mempertanggungjawabkannya
Hei….
Jadilah dirimu sendiri
Yang hidup dan mati demi pengabdian
Nan kekal dan abadi
Dianya….
Sujud pada ilahi rabbi



Padang,2010

SURAT SAHABAT




Teman adalah kumpulan dari semua hal yang datang menhampiri,baik itu seseorang,kesunyian dan kebahagiaan.Dan sahabat adalah seseorang yang selalu ada dikala kau sedang meneteskan airmata bahagia dan air mata kesedihan……
Bukan hanya sebuah ungkapan tapi sebuah tulisan yang selalu akan membekas ddalam memory hati,jikalau seorang teman menyakiti perasaan paling-paling lukanya tidak sampai esok pagi,tapi bagaimana dengan sahabat?berabad-abad lamanya goresan luka itu akan membekas.Sebenarnya hanya masalah HATI ya masalah yang sangat serius yang tidak pernah ada obatnya.
Jejak-jejak persahabatn itulah yang saat ini akan kutulis untuk menghargai dan mengucapkan terimakasih banyak kepada sahabta-sahabat ku yang saat ini berada dalam perjalanan menuju kesuksesan dan jikalau saat ini kau berada dalam kesedihan aku harap Allah swt memberikan jalan keluar dari kesedihan mu dan memberikan kebahagiaan untuk mu amien….
Sahabat ku…..
Tak sengaja kubuka album biru,setelah tujuh tahun kusimpan dan aku mulai tersenyum melihat tingkah kita yang sangat polos masa itu.Sahabatku aku juga buka sebuah kotak merah yang telah penuh debu,kutemukan surat-surat yang pernah kau kirimkan disaat aku akan pergi meninggalkan pondok kita tercinta,
Sahabat ku..
Aku masih menyimpan surat itu,dan saat ini debu telah menyelimutinya,aku hamper tak tega melihat tulisan-tulisan lugu yang penuh makna itu,untuk itu aku ingin menuliskannya lagi,dan menyimpannya didalam diary hatiku yang sederhana ini.
Sahabatku…..
Aku sungguh sangat terharu membaca surat demi surat yang kau tulis,aku juga ingin mengingatkanmu lagi dengan kisah kita dimasa itu,,……



Surat yang pertama dari sahabatku :
1.       Ade Febrisa
Sebelumnya apa kabar dek??sudah lama sekali kita tidak bertemu bahkan semenjak hari perpisahan itu sampai sekarang kita tidak pernah bertemu lagi,semoga suatu saat nanti Allah mempertemukan kita lagi,semoga Allah selalu menjagamu sahabatku…….,
dek….aku ingin tuliskan lagi surat mu waktu itu,semoga kau ingat ya….
Buat temanku yang akan pergi meninggalkan ku,
Ce,dengan tetesan air mata aku menuliskan tinta yang berwarna hitam ini tanda kesedihan.Perpisahan yang tidak terduga ini.Aku tidak menyangka bahwa kita akan berpisah tetapi dihati ini kita tetap satu maafkan aku ya ce,kita tidak akan bisa berkumpul lagi,canda,tawa,dan makan bersama.Aku baru sekarang sadar atas perbuatan salah ku selama ini terhadap kamu.Ce jangan lupa ya datang ke adlaniyah dan jangan lupakan semua kenang-kenangan kita di adlaniyah,aku akan mengingatmu selalu dan aku harap kamu juga demikian.Ce rajin minum obat ya dan jangan banyak fikiran tapi perbanyaklah belajar dan beribadah,sabar ya ce……Semoga kamu selalu pertahankan prestasimum dan jangan lupa sama aku disini baik-baik ya jangan melawan sama orangtua,oya ingat nggak kenangan kita sewaktu bersama ustad huda?tapi sayangnya kita bertiga sudah terpisahkan….dan akulah yang kalian tinggalkan dipondok yang damai ini.salam perjuangan semoga kesuksesan selalu mengiringi langkah kita…..,dan suatu saat semoga kita bisa kumpul lagi,
Aku menyangimu sahabatku…………,,

Conter Flag

free counters